Rakortek PUG Jambi 2024, Wagub Sani Harap Sinergitas untuk Percepat Terwujudnya Kota Layak Anak

ADVERTORIAL, JAMBI130 Dilihat

Kopashas.com – Rakortek PUG Jambi 2024, Wagub Sani harap sinergitas untuk percepat terwujudnya Kota Layak Anak. Hal ini di sampaikan langsung pada Rabu 21/2, yang di selenggarakan di  Aula Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) Provinsi Jambi. Pihaknya berharap Rapat Koordinasi Teknik ini dapat membantu sinergisitas dan kolaborasi pemerintah, stakeholder, swasta, dan masyarakat. Agar mempercepat terwujudnya pembangunan Kota Layak Anak (KLA) di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jambi.

Kehadiran Wagub Abdullah Sani dalam Rakortek Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG) di Daerah Dalam mewujudkan Kabupaten/Kota Layak Anak di Provinsi Jambi Tahun 2024. Juga sekaligus Peresmian Aplikasi Silayang dan Studio Siniar (Podcast) DP3AP2. Serta Kesediaan Wagub Menjadi Bintang Tamu di Seminar DP3AP2 Provinsi Jambi.

“Memberikan kepastian dan perlindungan terhadap anak, memenuhi hak anak untuk tumbuh dan berkembang secara wajar dan optimal. Baik secara lahir, batin maupun sosial, sebagai sebuah investasi jangka panjang demi terjaganya kualitas kehidupan masyarakat kini dan nanti,” ujar Wagub Abdullah Sani.

Wagub Abdullah Sani menyatakan bahwa masalah terbesar dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan dan anak. Salah satunya adalah pendekatan pembangunan yang tidak mempertimbangkan pemberdayaan gender dan pembangunan gender secara bersamaan.

“Untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender berbagai strategi dilakukan pemerintah daerah agar kesetaraan dapat dirasakan secara adil bagi semua masyarakat termasuk anak-anak,” kata Wagub Abdullah Sani.

BACA JUGA: Wagub Abdullah Sani Harapkan Rakor Staf Ahli Jambi 2024 Sebagai Upaya Percepatan Pembangunan Provinsi Jambi

Pada kesempatan tersebut Wagub Abdullah Sani juga menyampaikan bahwa dirinya sangat mendukung terselenggaranya Rakortek.

“Agenda kegiatan pada hari ini sebagai upaya bersama dalam rangka peningkatan pembangunan gender dan pemberdayaan gender, demi terwujudnya kesetaraan dan keadilan gender melalui berbagai strategi untuk menjamin hasil pembangunan yang adil di Provinsi Jambi, termasuk bagi anak,” ucap Wagub Abdullah Sani.

“Besar harapan saya, Rakortek ini akan mendorong sinergisitas dan kolaborasi antara pemerintah, stakeholder, swasta dan masyarakat untuk mempercepat terwujudnya pembangunan Kota Layak Anak di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jambi, memberikan kepastian dan perlindungan terhadap anak, memenuhi hak anak untuk tumbuh dan berkembang secara wajar dan optimal, baik secara lahir, batin maupun sosial, sebagai sebuah investasi jangka panjang demi terjaganya kualitas kehidupan masyarakat kini dan nanti,” sambung Wagub Abdullah Sani.

Selain itu, Abdullah Sani berharap Rakortek akan memungkinkan penggabungan yang terencana dan berkelanjutan. Dari komitmen dan sumber daya manusia dari pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha ke dalam kebijakan, program, dan kegiatan untuk memastikan sistem pembangunan yang berkesetaraan gender untuk memberikan hak dan perlindungan kepada seluruh kelompok masyarakat.

BACA JUGA: Persiapan Pemilu 2024, Rakor Politik Se-Provinsi Jambi Dipimpin Langsung Oleh Gubernur Al Haris

Wagub Abdullah Sani juga menyampaikan ucapkan selamat atas peresmian Aplikasi Silayang dan Studio Siniar (Podcast) DP3P2 Provinsi Jambi.

“Saya ucapkan selamat atas peresmian Aplikasi Silayang dan Studio Siniar (Podcast) DP3P2 Provinsi Jambi. Pemanfaatan kemajuan teknologi ini menjadi bentuk komitmen dan langkah nyata Pemerintah Provinsi Jambi. Dalam mencegah dan menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, baik secara fisik, verbal maupun dalam bentuk diskriminasi,” tutur Wagub Abdullah Sani.

“Saya berharap melalui aplikasi Silayang, masyarakat kian terbuka aksesnya dan memudahkan mereka untuk melaporkan kasus kekerasan maupun diskriminasi terhadap perempuan dan anak, baik yang mereka lihat, dengar maupun alami sendiri. Saya meminta kepada dinas terkait untuk menjalin kolaborasi dengan pemangku kepentingan, sehingga setiap pengaduan yang masuk melalui aplikasi Silayang dapat segera di tindaklanjuti. Kasus yang masuk harus dapat di kelola dengan sebaik-baiknya, begitupun dengan korban harus di dampingi,” lanjut Wagub Sani.

BACA JUGA: Persiapan Pemilu 2024, Rakor Politik Se-Provinsi Jambi Dipimpin Langsung Oleh Gubernur Al Haris

Wagub Abdullah Sani berharap Studio Siniar DP3P2 Provinsi Jambi dapat di manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang berbagai isu dan permasalahan terkait kekerasan dan diskriminasi terhadap kelompok rentan seperti perempuan dan anak.

“Studio Siniar DP3P2 Provinsi Jambi dapat di manfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang berbagai isu dan permasalahan. Terkait kekerasan dan diskriminasi terhadap kelompok rentan seperti perempuan dan anak, sehingga di harapkan dapat mendorong masyarakat untuk bahu membahu. Dan mendukung pemerintah dalam mencegah dan menanggulangi tindak kekerasan dan diskriminatif terhadap setiap kelompok masyarakat di Provinsi Jambi,” harap Wagub Sani.

“Masyarakat yang teredukasi dengan baik terkait isu tersebut akan menjadi mitra strategi pemerintah yang tangguh. Untuk meminimalisir bahkan menghapus angka kekerasan terhadap perempuan, anak dan kelompok marjinal. Sebagai salah satu langkah nyata untuk mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan di Provinsi Jambi yang kita banggakan ini,” pungkasnya.

BACA JUGA: Wagub Abdullah Sani Hadiri Rakor TPPS Provinsi Jambi

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Provinsi Jambi Raden Najmi. Dalam laporannya menyampaikan, strategi Pengarusutamaan Gender (PUG) adalah suatu strategi untuk mencapai kesetaraan dan keadilan gender (KKG).

“Melalui kebijakan dan program yang memperhatikan pengalaman, aspirasi, kebutuhan dan permasalahan perempuan dan laki-laki. Ke dalam proses perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi atas seluruh kebijakan dan program. Di berbagai bidang kehidupan dan sektor pembangunan,” ujar Raden Najmi.

“Tujuannya, dalam rangka menyiapkan dan mengevaluasi seluruh kinerja serta menyamakan persepsi di seluruh kabupaten/kota. Untuk di jadikan sebagai acuan pembangunan yang lebih baik lagi,” tambah Raden Najmi.

Rakortek ini turut di hadiri para Sekretaris Daerah kabupaten/kota se-Provinsi Jambi atau yang mewakili. Para Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk kabupaten/kota se-Provinsi Jambi. Para Kepala Bappeda kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, para OPD Provinsi Jambi terkait serta para tamu undangan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *