Gubernur Al Haris Buka Peluncuran Kenduri Swarnabhumi

JAMBI238 Dilihat

Kopashas.com, Jambi – Gubernur Al Haris buka peluncuran Kenduri Swarnabhumi. Gubernur Al Haris hadir serta buka secara langsung Peluncuran Swarnabhumi yang di gelar di GOS Kota Baru pada Sabtu malam, 24/6. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) akan menyelenggarakan Festival Peluncuran Swarnabhumi tahun 2023. Kegiatan ini mengusung tema “Cintai Budaya Kita lestarikan Sungai, Cintai Sungai Kita lestarikan Budaya.”

Perhelatan ini di lakukan bersama dengan 14 negara, termasuk Provinsi Jambi, Sumatera Barat, Kabupaten Damasraya. Dan sejumlah kota dan kabupaten di Provinsi Jambi. Pihaknya mengatakan bahwa peluncuran Swarnabhumi ini adalah even milik seluruh warga Jambi.

“Swarnabhumi ini adalah event untuk warga Jambi tentunya. Dalam event ini tentu ada pesan moral sehingga event ini tidak hanya event seremonial saja. Tapi ini adalah event pertama kita ingin masyarakat melihat bahwa budaya itu adalah keagungan kita semuanya. Budaya juga mengandung nilai-nilai seni, dan pendidikannya juga ada.” Kata Al Haris

Sementara itu, Al Haris menjelaskan sejarah Swarnabhumi sampai ke Jambi dan sampai pula ke Damasraya.

Kebudayaan Jambi Masuk UNESCO

“Oleh karena itu sejarah nya hadir di Jambi ini tidak bisa di pisahkan dengan sungai Batang Hari kita. Bahwa adanya dulu peradaban di Jambi ini, di tandai dengan Candi Muaro Jambi. Nah candi itu dari mana datangnya, dari laut China Selatan lalu  ke sungai Batanghari dan sampai ke Damasraya,” jelasnya.

“Nah kita ingin bahwa warga Jambi sadar  ketika kita ingin budaya itu utuh maka lingkungan kita jaga sama-sama.  Melestarikan budaya kita sehingga pada akhirnya warga Jambi akan mendapatkan support sebuah hal maju. Baik itu maju di bidang budaya dan lingkungan kita juga akan menjadi bersih,” Sambungnya .

Lebih lanjut di hadapan Dirjen Kemendikbudristek, Dr. Hilmat Farid., Ph.D. Gubernur Al Haris mengungkapkan. Bahwa Provinsi Jambi memiliki potensi kekayaan alam untuk bisa masuk UNESCO yaitu Geopark Merangin dan Candi Muaro Jambi.

“Alhamdulillah Geopark Merangin sudah resmi masuk dalam UNESCO. Di mana sertifikat nya akan di serahkan pada bulan September di Marocco. Tinggal lagi Candi Muaro Jambi akan kita dorong untuk masuk UNESCO pada tahun 2025 nanti. Di bawah bimbingan Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Ristek RI. Jika sudah ada 2 warisan dunia di Provinsi Jambi. Tidak ada alasan lagi, Menteri Perhubungan RI menjadikan Bandara Sultan Thaha menjadi Bandara Internasional,” Pungkas Gubernur Al Haris.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *